Kriteria UMKM

Keypoint: Ada yang mendefinisikan wirausaha sebagai semacam avonturisme. Ini benar dalam arti seorang wirausaha selalu terdorong untuk merambah bidang-bidang usaha baru. Wirausaha juga dikatakan sebagai “kecanduan adrenalin”. Ini benar dalam arti seorang wirausaha seperti orang yang sepertinya tidak mempunyai rasa capai dalam bekerja keras mengejar cita-citanya. Wirausaha juga didefinisikan sebagai seorang yang selalu mencari sesuatu yang mendebarkan (thrill seeking)?

1. Pengantar

Kewirausahaan itu bakat dari lahir/keturunan, maka tidak dapat diajarkan. Suku Jawa tidak akan dapat menjadi pengusaha karena mentalitas priyayinya. Etnis Tionghoa berbakat tata niaga, maka ada semacam jargon yang mengatakan orang Cina kaya pasti punya toko. Kalau bukan keturunan kasir, tidak akan mampu untuk menjadi kasir, konon sampai dengan tahun 1960-an, yang jadi kasir di Bank Indonsia harus keturunan Tionghoa karena jabatan kasir itu merupakan keturunan. Pengusaha Jawa dan juga pengusaha dari suku Minang tidak akan pernah bisa menjadi pengusaha besar, karena suka royal/pamer.

Jargon-jargon tersebut di atas tadi merupakan sebagian dari mitos-mitos ten tang kewirausahaan. Banyak teori kewirausahaan yang menyatakan bahwa jiwa kewiraswastaan seseorang melekat pada kelompok etnik tertentu, pada daerah tertentu, dan sebagainya. Mitos-mitos tentang kewirausaan tadi banyak sekali, sama seperti halnya beberapa orang buta memberikan definisi tentang gajah akan mempunyai definisi yang berbeda satu sama lain,demikian pula halnya tentang kewirausahaan. Setiap wirausaha berdasarkan pengalamannya akan mempunyai definisinya sendiri-sendiri.

Ada bermacam-macam definisi-definisi kewiraswastaan menunjukan betapa pentingnya makna kewiraswastaan tersebut bagi dunia usaha. Dalam prespektif masing-masing, pengertian itu mengandung kebenaran dan tujuan, misalnya saja ada yang mendefinisikan wirausaha sebagai semacam avonturisme. Ini benar dalam arti seorang wirausaha selalu terdorong untuk merambah bidang-bidang usaha baru. Wirausaha juga dikatakan sebagai “kecanduan adrenalin”. Ini benar dalam arti seorang wirausaha seperti orang yang sepertinya tidak mempunyai rasa capai dalam bekerja keras mengejar cita-citanya. Wirausaha juga didefinisikan sebagai seorang yang selalu mencari sesuatu yang mendebarkan (thrill seeking). Ini benar dalam arti bahwa setiap usaha baru tidak pernah membuat orang biasa meraasa nyaman adn mapan. Ia belum tahu akan bagaimana hasilnya sehingga usaha tersebut akan mendebar-debarkan hatinya. Inilah justru kenikmatan yang dicari

Kendati pelbagai mitos dan definisi diatas tidak salah, namun mengadung bias-bias subjekti. Bahkan terkadang kontradiktif antara satu sama lain. Misalnya, seorang wirausaha mengutarakan “pokoknya jalani saja” berkontradiksi dengan wirausaha lain yang berpendapat “hitung dulu pendapatan sesal kemudian tak berguna  .” Tentu masing-masing pandangan ini dilatarbelakangi oleh pengalaman hidup masing-masing wirausaha yang berbeda satu sama lain

2. Kriteria Usaha Kecil Menengah

Kamar Dagang Indonesia membedakan usaha kecil menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah yang bergerak di bidang perdagangan, pertanian dan industri, dimana yang dimaksud usaha kecil untuk kelompok ini adalah usaha yang memiliki modal kerja kurang dari Rp. 150 juta dan memiliki nilai usaha kurang dari Rp. 600 juta. Kelompok kedua adalah usaha yang bergerak dalam bidang konstruksi. Adapun untuk kelompok kedua yang dimaksud usaha kecil adalah yang memiliki modal kerja kurang dari Rp. 250 juta dan memiliki nilai usaha kurang dari 1 miliar.

Menurut UU no.9/1995, kriteria usaha kecil adalah (a) memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau (b) memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1 miliar, (c) milik Warga Negara Indonesia, (d) berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar dan (e) berbentuk badan usaha orang perseorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, termasuk koperasi.

Menurut UU no 20/2008, kriteria usaha kecil adalah (a) memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp 500.000000,00 (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau memiliki hasil penjualan lebih dari Rp 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) sampai paling banyak Rp 2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah). Sedang criteria usaha menengah adalah (a) memiliki kekayaan bersih lebih dari  Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) sampai paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau (b)imemiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp 2.500.000.000,00 (dua miyar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp 50.000.000.000,00 (limapuluh milyar rupiah.

Biro Pusat Statistik mendefinisikan UKM sebagai industri yang memiliki kurang dari 100 karyawan. BPS mengelompokkan industri ke dalam 4 golongan, yaitu : (a) industri kerajinan : 1-4 karyawan/perusahaan, (b) industri kecil : 5-19 karyawan/perusahaan, (c) industri sedang : 20-99 karyawan/perusahaan dan (d) industri besar : lebih dari 100 karyawan/perusahaan. Departemen Perindustrian dan Bank Indonesia mendefinisikan usaha kecil berdasarkan nilai assetnya, yaitu usaha yang assetnya (tidak termasuk tanah dan bangunan) bernilai kurang dari Rp. 600 juta. Departemen Perdagangan membatasi usaha kecil berdasarkan modal kerjanya, yaitu usaha (dagang) yang modal kerjanya bernilai kurang dari Rp. 25 juta.

Di Britania Raya, pendekatan yang digunakan dalam mendefinisikan UKM hampir sama dengan pendekatan yang digunakan di Amerika Serikat,yaitu pada kriteria kualitatif dan kuantitatif (mulai tahun 2000) Sebuah komite UKM di Inggris yang dibentuk pada bulan Juli tahun 1969 mendefinisikan UKM adalah  usaha yang mempekerjakan kurang dari 200 pekerja masuk dalam golongan usaha kecil. Karena terdapat beberapa kekurangan mengenai definisi tersebut, kemudian komite menambahkan beberapa kriteria antara lain harus dijalankan oleh pemiliknya sendiri, dan bersifat mandiri, tidak tergantung pada usaha berkategori besar dalam menjalankan usahanya. Komite kemudian menetapkan ukuran kuantitatif dan memberi batasan 200 orang pada usaha manufaktur, perputaran tahunan sebesar 50.000 poundsterling (sesuai dengan harga tahun 1970) untuk usaha retail dan 25 pekerja dalam usaha konstruksi.

Bank Dunia (1978), memberikan definisi tentang  UKM adalah suatu usaha yang mempekerjakan antara 5 hingga 199 orang pekerja yang bekerja penuh. Disisi lain, Komisi Eropa sebagaimana yang dilaporkan oleh Mulhern (1995) dan Smallbone (1995) mendefinisikan UKM sebagai suatu usaha yang mempekerjakan kurang dari 500 orang pekerja. Lebih lanjut, Komisi Eropa juga membagi UKM dalam tiga kategori, yaitu (i) micro-enterprises, yang mempekerjakan kurang dari 10 orang pekerja, (ii) small enterprises, yang mempekerjakan antara 10 hingga 99 orang pekerja, dan (iii) medium enterprises, yang mempekerjakan antara 100 hingga 499 orang pekerja.

Berbagai kriteria kuantitatif yang digunakan untuk mengukur besarnya suatu bisnis adalah : (i) jumlah pekerja, (ii) volume penjualan, (iii) nilai aset keseluruhan, (iv) besarnya nilai asuransi dan (v) besarnya simpanan yang dimiliki di bank. Dari kriteria tersebut, jumlah pekerja, sebagaimana yang ditekankan oleh Longenecker et. al (1994), adalah kriteria yang paling banyak dijadikan acuan untuk mengukur besarnya suatu bisnis di Amerika Serikat. Hashim dan Wafa (2002) mengemukakan tentang kriteria terbaik dalam pengukuran besarnya suatu bisnis tergantung dengan tujuan masing-masing pemakai.

Barrow (1998) mengemukakan adanya dua kriteria UKM di Amerika Serikat. Kriteria yang pertama kali digunakan oleh Small Business Administration (SBA) di Amerika Serikat untuk mengklasifikasian UKM adalah jumlah pekerja dan volume penjualan (Longenecker et al., 1991 dan 1994). Sebagai contoh, dalam usaha manufaktur dan pertambangan, SBA mengklasifikasikan bisnis yang memiliki pekerja dibawah 500 orang masuk dalam kriteria ”small”. Kedua ukuran standar bagi kebanyakan industri non-manufaktur didasarkan pada penerimaan tahunan.

The Committee for Economic Development (CED),mendefinisikan UKM lebih menekankan pada kriteria kualitatif daripada kuantitatif. Menurut CED, UKM harus memiliki sekurang-kurangnya dua dari kriteria kualitatif berikut, yaitu : (i) Manajemen bisnis dilakukan secara mandiri, dimana manajer biasanya juga merupakan pemilik usaha. (ii) Modal disetor oleh pemilik perseorangan atau oleh kelompok kecil. (iii) Area operasi dari bisnis tersebut masih dalam area lokal. (iv) Ukuran besar-kecilnya suatu usaha tergantung dari industri yang dijalankan. Ukuran besar-kecilnya suatu usaha sangatlah bervariasi, sehingga suatu usaha yang terlihat besar dalam suatu industri mungkin masuk dalam kriteria usaha kecil pada industri lain.

Dari uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian/definisi UKM masih beragam dan potensial menimbulkan program pembinaan UKM yang kurang terarah dan dapat  menimbulkan konflik antar departemen dalam pelaksanaanya. Pada situasi ekonomi negara seperti sekarang ini yang ditandai oleh banyaknya pengangguran, maka peran UKM sebagai penyedia lapangan kerja untuk mengurangi tingkat pengangguran menjadi sangat penting baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Disamping berperan sebagai penyedia lapangan perkerjaan, UKM mampu membuat barang dan jasa dengan harga terjangkau oleh masyarakat lapisan bawah dan membuat daerah/lokasi dimana UKM itu berada menjadi lebih ramai dan hidup. Persoalan yang dihadapi UKM saat ini adalah bagaimana UKM ini dapat tetap bertahan pada himpitan persaingan yang ketat sembari meningkatkan kinerja bisnisnya.  

(By: Dr. Soegiarto Ph.)

DINAMIKA EDUKASI DETIK JOGJA

  • Bermula Dari Iseng Malah Jadi Sering Tampil di Berbagai Event

    SIMPA UNY yang merupakan kepanjangan dari “Senandung Indah Musik PGSD Angklung Universitas Negeri Yogyakarta” adalah kegiatan ekstra kurikuler mahasiswa PGSD yang mulanya hanyalah kegiatan iseng. Keisengan mereka tersebut ternyata justru berbuah manis. Beberapa kali unit kegiatan ekstra kurikuler ini justru berkali-kali mendapatkan kesempatan untuk tampil di berbagai event nasional maupun internasional. Tahun 2014 kemarin, SIMPA UNY mendapatkan kesempatan melawat ke negeri jiran Mala ..... Read More

  • UMY Memprakarsai International Culture Festival di Jogja

    Mahasiswa dari 18 negara, diantaranya dari Malaysia, Palestina, Polandia, Thailand, Timor Leste, Turki, Turkmenistan, Ukraina, Vietnam, Australia, China, Jerman, Hungaria, India, Indonesia, Italia, dan Yordania mengikuti kegiatas International Culture Festival di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada hari Rabu kemarin. Menurut Wakil Rektor I UMY Gunawan Budiyanto, kegiatan seni budaya ini menjadi salah satu sarana komunikasi dan menjalin hubungan antarmahasiswa internasional yang ..... Read More

  • Tim Mahasiswa Fak. Geografi UGM Menjuarai ICPEU II

    Tim mahasiswa Fakultas Geografi UGM meraih Best Paper dua kategori lomba pada The 2nd International Conference Planning in The Era of Uncertainty (ICPEU) di Universitas Brawijaya (3-4 Maret) kemarin. Konferensi tersebut diikuti sekitar 56 presentator dengan peserta sebanyak 400 dari berbagai perguruan tinggi dari berbagai negara. Karya tulis dengan judul Measurement Vulnerability of Unconfined Groundwater Based on Drastic Method for Future Groundwater Management, Case Study: Groundwater Basin of ..... Read More

  • Fasilitas Kurang memadai, Mahasiswa UAD Demo

    Akibat fasilitas kampus dianggap kurang memadai, ratusan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan demo di halaman Kampus Jalan Kapas no 9 Jogja pada hari kamis tanggal 26 Pebruari kemarin. Para mahasiswa menuntut pihak pengelola kampus untuk untuk memenuhi hak-hak mahasiswa sesuai brosur yang pernah mereka terima ketika mereka mendaftar sebagai calon mahasiswa di kampus tersebut. Para mahasiswa menganggap bahwa spp yang mereka bayarkan selama ini sama sekali tidak sebanding dengan fasi ..... Read More

  • Mahasiswa UST Juara Lomba Debat HIV/AIDS

    Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta yang tergabung dalam  Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIKM) Impact Dewantara menjadi juara pertamaLomba Debat Mahasiswa Generasi Peduli HIV dan AIDS tingkat DIY.Sementara itu, juara dua diraih oleh tim mahasiswa Unriyo dan juara tiga diraih oleh tim mahasiswa Stikes Surya Global. Mahasiswa yang tergabung dalam Tim PIKM Impact Dewantara inidiantaranya Abdul Lian Aziz (mahasiswa semester IV Fakultas Psikologi), Sulistyawati P ..... Read More

INFO DETIK JOGJA & SEKITARNYA

  • Jalan Ambles di Depan Kantor Walikota Jogjakarta

    Jalan ambles berupa lubang dengan diameter dan kedalaman sekitar dua meter muncul di depan Kantor Walikota Jogjakarta, tepatnya di Jalan Kenari. Diduga munculnya lubang tersebut karena hujan deras akhir-akhir ini yang membuat tanah penahan aspal tergerus. Sebelum ambles, tidak terlihat kerusakan fatal, hanya ada retak sedikit. Beruntung, ketika jalan ambles tidak ada yang melintas. Lubang cukup dalam hingga terlihat pipa saluran air didalamnya. Warga sekitar berinisiatif untuk menutup jalan deng ..... Read More

  • PK Ditolak, Kejati Jogjakarta Siap Eksekusi Mati Mary Jane

    Terpidana kasus narkoba asal Filipina, Mary Jane beberapa waktu lalu divonis mati oleh Hakim Pengadilan Negeri Sleman. Ia dijatuhi hukuman mati karena melanggar pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia sebagai kurir narkoba tergabung dalam jaringan internasional itu ditangkap di Bandar Udara Adisucipto, Jogjakarta pada 24 April 2010. Petugas bea dan cukai Bandara Adisucipto mendapati dirinya menyelundupkan heroin seberat 2,622 kilo. Mary Jane sempat mengajukan gra ..... Read More

  • Longsor, Jalan Alternatif Purworejo-Jogja dan Purworejo-Magelang Putus

    Pohon sonokeling beserta akarnya tumbang menutup jalan alternatif Purworejo-Jogja pada Rabu (25/3) petang. Tanah yang berada di sekitar akar pohon juga turut menimbun jalan.  Angin kencang membuat pohon tumbang menimbun ruas jalan di Desa Plipir Kecamatan Purworejo sehingga ratusan pengguna jalan tidak bisa melintas.  Beruntung, warga setempat sempat menghentikan pengendara yang akan melintas karena sudah terlihat tanda bahwa pohon akan tumbang. Kabel milik PLN juga ikut tertimpa pohon sehingga ..... Read More

  • Hama Ulat Serang Tanaman Cabai di Sukoharjo

    Produksi tanaman cabai di Sukoharjo nampaknya tidak berjalan mulus. Curah hujan yang tinggi, angin kencang dan serangan hama ulat menjadi penghambatnya. Salah satu petani cabai asal Sukoharjo awalnya berharap dapat mendapat peluang besar namun ternyata banyak kendala dihadapi ketika menanam cabai ketika musim penghujan. Intensitas hujan yang tinggi membuat bunga tanaman cabai rontok sehingga gagal berbuah. Ditambah lagi serangan ulat yang membuat kualitas cabai memburuk dan mudah busuk. Serangan ..... Read More

  • Kuda Penarik Andong Melahirkan di Titik Nol Yogyakarta

    Salah satu kuda penarik andong tiba-tiba terbaring lemas di jalan raya, titik nol Jogjakarta. Pihak kepolisian Jogjakarta melalui akun twitter @polresjogja pada 22 Maret 2015 tertulis bahwa ada seekor kuda yang melahirkan di kawasan titik nol Jogja. Postingan tersebut beredar di dunia maya dan membuat pecinta hewan prihatin. Animal Friends Jogja yang merupakan organisasi pecinta hewan menyampaikan kekecewaannya serta akan melaporkan kejadian tersebut pada yang berwajib. AFJ menilai bahwa peristi ..... Read More

E-LEARNIING DETIK JOGJA

  • Download Soal, Kunci jawaban dan Pembahasan UN & SNMPTN 2014

    Ini adalah kumpulan soal, Kunci Jawaban beserta Pembahasan dari soal-soal pada UN dan SNMPTN 2014. Kumpulan dan Jawaban maupun pembahasannya dalam bentuk pdf ini diunduh dari situs  Universitas Esa Unggul. Soal, kunci jawaban dan pembahasan ini ditujukan agar para calon peserta ujian dapat mempersiapkan diri dengan baik dengan cara belajar dan berlatih terus-menerus dengan soal-soal bersangkutan agar mampu menyelesaikan semua soal yang harus dijawabnya pada ujian mendatang secara benar dan legal ..... Read More

  • Pengakuan dan Penilaian Tagihan Usaha

    Diskusi tentang tagihan atau piutang menarik untuk dilakukan pada kelas akuntansi pengantar maupun akuntansi keuangan menengah. Persaingan bisnis menuntut perusahaan mempermudah konsumen memperoleh barang dan jasa dengan melakukan penjualan secara kredit. Penjualan barang-barang dan jasa-jasa dari perusahaan pada saat ini banyak dilakukan dengan kredit sehingga ada tenggang waktu sejak penyerahan barang atau jasa sampai saat diterimanya uang. Dalam tenggang waktu tersebut penjual mempunyai tagih ..... Read More

  • Utang Lancar Harus Ditopang Dengan Aset Lancar

    Hari ini Masjoen memaparkan tentang utang lancar dalam sebuah kelas akuntansi keuangan menengah di kampus tempat Masjoen mengajar. Secara konsep yang dimaksud kewajiban merupakan pengorbanan manfaat ekonomi di masa yang akan datang yang sangat mungkin terjadi akibat kewajiban suatu badan usaha pada masa kini untuk mentransfer aset atau menyediakan jasa pada badan usaha lain di masa yang akan datang. Menurut akuntansi utang atau kewajiban dipisahkan menjadi dua yaitu utang jangka pendek dan utang ..... Read More

  • Keuntungan E-Bisnis

    Internet dan munculnya e – bisnis telah memfasilitasi pengusaha dengan banyak keuntungan dan peluang baru. Internet telah menciptakan lingkungan bisnis di mana waktu dan jarak menjadi bukan kendala lagi. Semua orang memiliki akses ke informasi lebih lanjut untuk membantu mereka membuat keputusan dan konsumen memiliki akses yang lebih baik untuk mengetahui lebih luas dari produk dan layanan perusahaan. Manfaat yang signifikan bagi pengusaha adalah bahwa investasi awal untuk memulai e – ..... Read More

  • Pengenalan Singkat Terhadap E-Bisnis

    E -bisnis (atau bisnis elektronik ) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan menggunakan internet untuk menjalankan bisnis Anda . E – bisnis hanya mewakili sebagian kecil dari bisnis di seluruh dunia , tetapi salah satu sektor yang paling cepat berkembang dan menyediakan pengusaha dengan peluang bagus untuk memasuki pasar . Dalam arti sejarah , internet adalah cara yang relatif baru di mana pertumbuhan e -bisnis melesat sejak tahun 1990 . Internet menyediakan konsumen dengan penin ..... Read More

EBOOK GRATIS DETIK JOGJA